Kamis, 04 Desember 2025

Kreativitas Dessert Kelas Premium: Mahasiswa Mengasah Teknik Souffle & Custard

 Kegiatan praktik hari ini berfokus pada dua teknik dasar yang menjadi fondasi dalam dunia pastry profesional: souffle dan custard. Kedua teknik ini membutuhkan ketepatan, kontrol suhu, serta pemahaman mendalam tentang struktur adonan. Melalui rangkaian menu yang dipraktikkan, mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga memadukan kreativitas, rasa, dan ketelitian dalam setiap proses.


Banana Souffle: Latihan Mengolah Adonan Ringan dan Mengembang

Sesi dimulai dengan Banana Souffle, menu yang menggabungkan aroma pisang matang dengan tekstur souffle yang lembut dan mengembang tinggi. Mahasiswa mempelajari teknik folding, stabilisasi putih telur, serta cara memastikan souffle naik sempurna tanpa retak. Ini menjadi latihan penting untuk membangun kepekaan terhadap tekstur dan waktu.






Choco Fudged Pudding: Pudding Kaya Cokelat dengan Konsistensi Lembut

Hidangan kedua adalah Choco Fudged Pudding, dessert bertekstur fudgy yang kaya rasa cokelat. Mahasiswa mengolah adonan dengan teknik menjaga suhu panas agar cokelat tidak pecah sekaligus memastikan teksturnya tetap smooth. Pudding ini mengasah kemampuan mereka dalam menyeimbangkan kelembapan dan kekentalan, dua komponen utama dalam custard dan pudding.


Peach Spice Pudding: Perpaduan Buah dan Rempah yang Menghangatkan

Selanjutnya, mahasiswa membuat Peach Spice Pudding, yang memadukan rasa manis buah peach dengan aroma rempah hangat. Praktik ini menekankan pentingnya pengaturan kadar rempah agar tidak berlebihan serta teknik mengolah buah segar agar tetap juicy dalam proses pemasakan. Menu ini menjadi latihan ideal untuk menciptakan dessert yang aromatik dan berkarakter.







Caramel & Fermented Cassava: Teknik Karamelisasi Dipadukan dengan Olahan Tradisional

Praktik ditutup dengan hidangan unik: Caramel and Fermented Cassava. Dalam menu ini, mahasiswa mempelajari teknik karamelisasi gula hingga mencapai warna amber sempurna, kemudian mengombinasikannya dengan singkong fermentasi yang memiliki cita rasa khas. Ini menjadi latihan menarik karena menggabungkan teknik pastry modern dengan bahan tradisional Indonesia.

Rabu, 03 Desember 2025

Eksplorasi Souffle & Custard: Mahasiswa Menciptakan Dessert Premium Berkelas Restoran

Kegiatan praktik hari ini berfokus pada materi Souffle & Custard, dua teknik dasar pastry yang menjadi fondasi dalam pembuatan dessert bertingkat tinggi. Melalui latihan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah adonan ringan, menyeimbangkan rasa, hingga mengatur tingkat kematangan yang presisi. Berikut rangkaian dessert yang mereka pelajari dan praktikkan sesuai daftar pada gambar.







Mocca Cream Brûlée: Teknik Karamelisasi dan Custard Halus

Sesi pertama memperkenalkan Mocca Cream Brûlée, dessert klasik yang memadukan lembutnya custard dengan aroma kopi mocca yang hangat. Mahasiswa mempelajari teknik tempering telur, mengontrol suhu oven dengan metode bain-marie, serta membuat lapisan karamel yang crack sempurna ketika diketuk sendok. Pelatihan ini melatih konsistensi, keseimbangan rasa, dan keberanian dalam melakukan karamelisasi.


Chocolate Soufflé: Tantangan Mengolah Adonan yang Ringan dan Mengembang

Soufflé adalah salah satu dessert paling teknis karena membutuhkan timing yang tepat. Mahasiswa diajarkan cara membuat meringue stabil, melipat adonan tanpa merusak aerasi, dan memanggang dengan suhu terkontrol agar soufflé naik tinggi tanpa retak. Chocolate soufflé menjadi latihan ideal untuk membangun kepekaan terhadap tekstur serta memahami peran udara dalam struktur dessert.


White & Chocolate Pudding: Kombinasi Dua Tekstur dalam Satu Hidangan

Berikutnya, mahasiswa mengolah White & Chocolate Pudding, dessert berlapis yang memadukan custard putih lembut dengan pudding cokelat yang kaya rasa. Mereka mempelajari cara membuat lapisan agar tidak bercampur, menunggu temperatur yang tepat sebelum menuang lapisan berikutnya, serta memastikan konsistensi pudding tetap halus. Teknik ini melatih kesabaran dan detail visual dalam penyajian.


Steamed Raisin Spice Pudding: Aroma Rempah yang Menghangatkan

Praktik ditutup dengan Steamed Raisin Spice Pudding, hidangan kukus beraroma rempah lengkap dengan potongan raisin. Mahasiswa belajar mengenal perbedaan struktur adonan kukus dan oven, memilih rempah yang seimbang, serta menjaga kelembapan pudding agar tetap moist. Hidangan ini mengasah kemampuan mahasiswa dalam menciptakan dessert bernuansa klasik dengan rasa yang hangat dan comforting.

Minggu, 30 November 2025

Souffle & Custard Day: Mahasiswa Mengasah Teknik Dessert Klasik Berstandar Hotel

 

Pada kegiatan praktik kuliner hari ini, para mahasiswa mendalami materi Souffle & Custard, dua teknik dasar pastry yang terlihat sederhana tetapi memerlukan ketelitian, kontrol suhu, dan pemahaman tekstur. Melalui sesi ini, orang tua dapat mengetahui bagaimana anak-anak mereka dilatih layaknya calon pastry chef profesional. Silabus hari ini berfokus pada empat jenis dessert klasik yang populer di dunia kuliner modern, yaitu Christmas Pudding, Steamed Strawberry Pudding, Chocolate Chestnut Pudding, dan Klappertaart.






Christmas Pudding: Pengenalan Teknik Tradisional Beraroma Rempah

Latihan dimulai dengan Christmas Pudding, dessert klasik asal Inggris yang identik dengan aroma rempah dan buah-buahan kering. Mahasiswa mempelajari teknik pengadukan yang tepat agar adonan tetap lembap setelah proses steaming panjang. Instruktur juga menekankan pentingnya keseimbangan rasa—mulai dari tingkat manis, paduan rempah, hingga kelembutan tekstur pudding. Dessert ini mengajarkan mahasiswa tentang konsep slow cooking dan bagaimana rasa dapat berkembang seiring waktu.


Steamed Strawberry Pudding: Membentuk Karakter Dessert Lembut dan Segar

Menu berikutnya adalah Steamed Strawberry Pudding, hidangan manis yang menonjolkan kesegaran buah. Mahasiswa belajar membuat adonan sponge yang ringan, memilih strawberry dengan tingkat kematangan tepat, serta mengatur proses steaming agar hasil akhir tidak bantat. Dessert ini melatih kemampuan mahasiswa dalam memadukan rasa segar dan lembut tanpa menghilangkan aroma buah. Selain itu, mereka juga memahami bagaimana tekstur sponge harus mampu menerima kelembapan tambahan dari saus strawberry.


Chocolate Chestnut Pudding: Perpaduan Rasa Kaya dan Bertekstur Halus

Pada sesi berikutnya, mahasiswa mendalami Chocolate Chestnut Pudding, yang menawarkan rasa cokelat pekat dipadukan dengan manis alami kacang chestnut. Dessert ini mengharuskan mahasiswa mengolah chestnut hingga halus, membuat ganache yang stabil, dan menggabungkan keduanya tanpa membuat tekstur pecah. Teknik emulsifikasi menjadi fokus utama agar pudding memiliki konsistensi yang lembut, shiny, dan tetap stabil setelah proses pengukusan ataupun pendinginan.






Klappertaart: Dessert Nusantara Kaya Cream dan Aroma Kelapa

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari ini, mahasiswa membuat Klappertaart—dessert khas Manado yang berisi daging kelapa muda, custard lembut, serta topping seperti raisin dan almond. Teknik membuat custard yang tidak pecah menjadi tantangan utama. Mahasiswa dilatih mengontrol panas, melakukan proses tempering telur, dan memastikan hasil akhirnya creamy namun tetap kokoh. Selain itu, mereka juga mempelajari bagaimana menjaga rasa kelapa tetap natural tanpa mendominasi custard.

Petit Fours Day: Kegiatan Praktik Mahasiswa yang Penuh Kreativitas dan Teknik Tinggi

 Kegiatan praktik kuliner hari ini menghadirkan pengalaman belajar yang sangat menarik bagi para mahasiswa, khususnya dalam silabus Petit Fours. Para orang tua mahasiswa mendapat informasi bahwa anak-anak mereka tengah mempelajari berbagai jenis produk pastry berukuran kecil namun penuh teknik, cita rasa, dan presisi tinggi. Kelas ini bukan hanya memperkenalkan ragam kue modern, tetapi juga menanamkan keterampilan profesional yang sangat dibutuhkan di industri pastry saat ini.






Eksplorasi Teknik Membuat German Cake

Sesi dimulai dengan pengenalan German Cake, salah satu kue klasik yang sering dijadikan dasar dalam berbagai kreasi petit fours. Mahasiswa dilatih untuk memahami keseimbangan antara tekstur yang lembut, rasa manis yang pas, serta teknik pengolesan filling agar tetap rapih saat dipotong menjadi ukuran kecil. Pada tahap ini, dosen juga menekankan pentingnya precision cutting agar hasil akhir terlihat profesional.

Edelweiss dan Tantangan Konsistensi

Berlanjut ke Edelweiss Cake, mahasiswa belajar mengenai teknik layering dan stabilisasi krim. Kue ini membutuhkan ketelitian karena terdiri dari beberapa lapisan yang harus disusun simetris. Mereka juga dilatih mengatur ketebalan krim, menyeimbangkan rasa manis, dan memastikan struktur tetap kokoh namun lembut saat dinikmati.

Chocolate Lava: Latihan Penguasaan Suhu

Menu berikutnya, Chocolate Lava, menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan penguasaan suhu secara presisi. Mahasiswa belajar bagaimana menentukan tingkat kematangan yang tepat agar bagian dalam tetap lumer tanpa membuat bagian luar terlalu matang. Teknik ini mengasah insting dan keterampilan timing—dua hal yang sangat penting bagi seorang pastry chef.

Chocolate Almond: Kombinasi Tekstur dan Rasa

Selanjutnya, mahasiswa mengerjakan Chocolate Almond, produk yang memadukan aroma kacang yang hangat dan tekstur cokelat yang lembut. Mereka berlatih membuat adonan yang stabil, mengolah kacang almond agar tetap harum, serta menghasilkan bentuk kue kecil yang seragam untuk kebutuhan petit fours. Latihan ini sangat melatih konsistensi dan ketelitian.




Chocolate Roll: Mengasah Keahlian Rolling dan Filling

Pada materi Chocolate Roll, mahasiswa fokus pada teknik menggulung sponge cake dengan filling yang rata. Proses ini membutuhkan kehati-hatian agar sponge tidak patah. Mereka juga belajar membuat tampilan swirl yang rapi saat kue dipotong menjadi ukuran mini.

Blueberry Mousse Cake: Teknik Modern Pastry

Penutup kegiatan adalah Blueberry Mousse Cake, di mana mahasiswa mendapatkan pengalaman membuat mousse dengan tekstur ringan dan kokoh. Mereka mempelajari cara membuat puree blueberry yang stabil, teknik folding yang benar, serta penyusunan kue dalam bentuk kecil yang elegan. Produk ini menjadi salah satu favorit karena tampilannya yang atraktif dan rasanya yang segar.

Rabu, 26 November 2025

Update Kegiatan Praktikum: Menu Petit Four Hari Ini

 Kegiatan praktikum hari ini kembali berlangsung dengan penuh antusias dari para mahasiswa program Baking & Pastry Arts MONAS. Pada sesi ini, mahasiswa berfokus pada pembuatan berbagai varian Petit Four, yaitu hidangan manis berukuran kecil yang sering menjadi suguhan khas pada acara formal maupun menu dessert hotel berbintang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berlatih teknik dasar pastry, tetapi juga mengasah kreativitas dalam dekorasi, paduan rasa, dan standar presentasi produk profesional.



Praktikum Petit Four menjadi salah satu bagian penting dalam kurikulum karena menggabungkan presisi teknik, pemahaman bahan, serta seni plating. Mahasiswa juga dilatih untuk menjaga konsistensi ukuran, tekstur, dan cita rasa, sehingga setiap produk tampil sempurna. Selain itu, sesi ini bertujuan membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan proyek pembuatan kue dalam skala kecil namun detail.

Pada kegiatan hari ini, mahasiswa mengerjakan beberapa produk berikut:

1. Praline Cake

Mahasiswa memulai praktik dengan Praline Cake, yaitu kue bertekstur lembut yang dipadukan dengan caramelized nuts. Pada tahap ini, mahasiswa belajar teknik pembuatan sponge yang stabil serta cara mengolah kacang menjadi praline yang crunchy namun tetap menyatu dengan lapisan kue.

2. Chocolate Glazed Cake

Produk selanjutnya menekankan teknik pengolesan glaze cokelat yang mengilap. Proses ini melatih mahasiswa agar mampu menghasilkan finishing yang halus tanpa gelembung udara. Selain rasa yang kuat, tampilan produk menjadi fokus utama.

3. Avocado Choco Mousse

Mousse alpukat dengan cokelat ini memberikan tantangan dalam hal keseimbangan tekstur. Mahasiswa belajar mengolah mousse yang ringan, airy, dan stabil. Paduan alpukat memberikan rasa unik sekaligus memperkaya inovasi dessert masa kini.

4. Almond Mousse Cake

Varian mousse lain yang melatih mahasiswa memahami emulsifikasi dan pengikatan udara yang tepat. Kue ini membutuhkan ketelitian dalam mencampur almond paste dengan whipping cream agar tetap menghasilkan rasa lembut dan tidak terlalu padat.

5. Red and White Panacota

Produk terakhir adalah panacota dengan tampilan red and white yang elegan. Mahasiswa mempraktikkan teknik pengaturan gelatin, tingkat kekentalan, serta layering warna yang rapi. Produk ini mengutamakan ketepatan proporsi serta kemampuan estetika.





Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami bahwa pembuatan Petit Four bukan hanya soal rasa, tetapi juga keterampilan manajemen waktu, kebersihan, dan kreativitas. Setiap produk memiliki standar kualitas yang harus dipenuhi agar mampu bersaing di industri pastry profesional.

Kegiatan hari ini berjalan lancar dengan hasil praktikum yang memuaskan. Semoga pembelajaran ini dapat menjadi bekal mahasiswa untuk melangkah lebih jauh dalam dunia kuliner.